Transfer Kaka, antara Sepakbola dan Kapitalisme Modern

Sensasi yang dilakukan Manchester City dengan menawar pemain terbaik dunia asal AC Milan, Ricardo KAKA, membuat tercengang banyak pihak. kalangan fans, pelatih, klub, pemain, bahkan pemerhati sepakbola. sepakbola modern (terutama di eropa) memang semakin menjadi ladang bisnis dan pengerukan uang. seperti yang pernah dilakukan Roman Abramovic pemilik Chelsea, yang menggunakan klubnya untuk mendongkrak popularitasnya (juga bisnisnya) di perminyakan.

Entahlah, apa yang di benak pemilik Man City, yang menawar kaka dengan harga awal  100 Juta Poundsterling. jika dikaitkan dengan hukum pasar tawaran ini jelas “merusak pasaran”. lepas dari talenta Kaka yang luar biasa, ditambah kehidupan pribadinya yang adem ayem, lurus, dan jauh dari cibiran media massa, tak seharusnya tawaran sebesar itu datang ke milan hanya untuk KAKA. Gaji yang ditawarkan City pun tak realistis, 500.000 pound per-minggu. jika ini benar terjadi, ini berarti KAKA bisa membeli mobil termahal di dunia setiap minggunya.

banyak yang mempertanyakan, bagaimanakah ADUG (Abu Dhabi United Group) pemilik Man City, memperoleh balik modal dari dana sebesar itu hanya untuk satu orang pemain. semua pasti setuju, sepakbola adalah kekuatan tim, belum tentu Man City yang saat ini masih di level menengah Premiership League,akan menanjak prestasinya hanya dengan seorang KAKA.

Bagi kaka sendiri tentu sebuah dilematis besar, dia sudah menyatakan ingin pensiun di Milan, dan menolak gaji 500.00 Pound per minggu dari City (Pikiran-Rakyat 15/1/09) dan merasa dikhianati klub yang sepakat untuk menjualnya (Goal.com 18/1/09). jika Pihak eksekutif Milan sudah menjualnya, artinya mereka sudah “membuang” kaka, dan jika kaka menolak untuk pergi, artinya karir Kaka berada dalam kepanikan besar. ibarat pepatah “tinggal tak diharapkan, pergi tak ingin”.
jika dilihat dari dunia kerja pun, Gaji sebesar itu sungguh sangat ironis, diberikan kepada seorang “pekerja”, bisa jadi menjadi pekerja dengan gaji termahal. sangat kontras dengan gaji-gaji pekerja yang tak menentu bahkan PHK para pekerja di dunia yang dihantam krisis ekonomi global.

Melihat kebesaran hati Kaka, sungguh patut diacungi jempol, bandingkan dengan Cristiano Ronaldo (CR 7) yang sering sesumbar dan membuat spekulasi dunia sepakbola tentang isunya ke real madrid. Kaka lebih banyak diam, tenang, dan tidak terkesan haus sensasi, popularitas, dan uang.

sebagai fans Milan dan Kaka, aku berharap Kaka tidak pergi. namun apabila klub sudah membuangnya, go ahead, Kaka.

15 Responses to “Transfer Kaka, antara Sepakbola dan Kapitalisme Modern”

  1. Ya…
    secara umum, saya setuju dengan pendapat Anda,coy!

    ========
    briliant :
    matur nuwun coy..

  2. kaka gak jadi ke Man City bro…. ini beritanya…
    http://www.republika.co.id/berita/27181.html

    dan info baru dari beckham tentang rencana kaka…
    http://mediaindonesia.com/sports

    salam kenal, keep contact bro…. peace.

  3. bener2 tuh para petinggi milan.
    mrka klwatan noh

  4. pergi aja kaka ke inter…
    biar gw menang trus main PS…

  5. priewkerto Says:

    harusnya kaka mau! jadi banyak pengalaman. Duit buanyak coy!!

  6. caroline celico Says:

    kaka itu suami saya jadi saya yang minta dia untuk terus bertahan di milan… klo main di klub lain rasanya saya pengen muntah ngeliatnya.

  7. orang keren Says:

    WOY MUKA GUE TUH GANTENGNYA KAYAK KAKA

  8. sbg milanisti sejati

    Q g setuju klo idola q ini (KAKA) di jual ke klub laen
    cz KAKA adala nyawa Ac Milan

    KAKA is t5he best

    Ac milan maju tyuz raih Scudeto

  9. Kaka tdk mau pindah cez, sorry ya… krn sy agen rahasiax

  10. kaka pergi milan gak goyah……masih ada talenta berikutnya…….dilangit masih ada langit……..

  11. gw fans man united, gw stuju sma opini lo,, soal CR& gw jg rada BT sma dy.. baru sbntr jd megastar udah mulai lupa diri… padahal klo dy gak d’ didik ManU (khususny SAF), gw gak yakin dy gak akan sehebat n s’terkenal skrg.. contohnya eks rekan dy di Sporting Lisbon, Ricardo Quaresma gagal di Barcelona (th 2003), dan cuma bisa hebat d potugal doank!

    “there are two teams in Manchester, first Manchester United FC, second’s Man United’s Reserves team.”

    hehehehe

  12. harrydede2 Says:

    kaka ga pas klo pergi ke madrit karna dia bintang milan
    adu….hhh aku jadi kecewa ma milian

  13. luuuthfi Says:

    gw se7 klo kaka ke man utd n duet ma rooney ocrey!!!

  14. faaaaaqih Says:

    gw se7 klo kaka ke inter agar gw menang ps san g2 ;;;;;

  15. haakim & dimas Says:

    hallo kaka tlg madrid tour ke indonesia downg…..
    hilok hilok hilok …………………………….
    yeyeyeyeyeyeyeyeyyeyeyey

Leave a Reply