[R]evolusi Trend Lirik Lagu Cinta Indonesia

Lagu dan lirik ibarat sebuah manusia, satu kekuatan rohani dan satu kekuatan jasmani. Lagu memiliki kekuatan rohani sedangkan lirik dianalogikan sebagai kekuatan jasmani. oleh karenanya lagu-lagu instrumental (lagu tanpa lirik) seringkali digunakan untuk meditasi, refleksi, pembangkit spirit, dan berbagai media untuk ketenangan batin.

Lagu dan lirik merupakan dua kekuatan yang memberi rasa, persepsi, dan intepretasi saat kita mendengarkan sebuah lagu. Di dunia, lagu berlirik tema cinta selalu menjadi inspirasi para pencipta lagu. mungkin karena memang cinta adalah kekuatan hakiki manusia sebagai makhluk sosial yang tak dapat hidup tanpa orang lain. memang manusia memiliki fungsi sebagai makhluk individu dimana manusia berhak menentukan hidupnya sendiri2 secara bebas, namun juga memiliki fungsi sosial, karena manusia harus berinteraksi dengan manusia lainnya.

dari interaksi dengan manusia lainnya itulah (terutama lawan jenis) sebuah kekuatan batin yang disebut cinta mulai tumbuh, dan kekuatannya benar2 menjadi inspirasi hampir semua seniman, dari pelukis, penulis, juga pemusik dan pencipta lagu.

Tema cinta yang ditorehkan dalam lirik sebuah lagu biasanya tentang cinta yang sempurna, ketulusan, misalkan menggunakan kata “… selamanya….” atau “… utuh…” dsb. atau bisa juga patah hati, atau harapan yang telah memupus. bahkan sampai saat ini tema cinta masih sering menjadi pilihan utama para pencipta lagu.

Sebuah karya seni termasuk lagu bisa tercipta berdasarkan beberapa hal, seperti pengalaman pribadi, persepsi pribadi, isi hati atau imajinasi. dan ketika pengalaman/persepsi/isi hati/atau imajinasi tersebut pas dengan pengalaman/persepsi/isi hati atau imajinasi orang yang menikmatinya, maka lagu tersebut akan disukai oleh penikmatnya. semakin banyak orang yang suka, lagu itu akan dikatakan bagus begitu pula sebaliknya.

Lagu tema cinta di Indonesia mengalami sebuah [R]evolusi. sebuah perubahan atau gradasi trend. mengapa [R]evolusi? memang ambigu antara revolusi dan evolusi. keduanya sama2 sebuah perubahan, revolusi perubahan yang sangat cepat dan evolusi membutuhkan waktu yang lama. hanya saja antara revolusi dan evolusi tak ada parameter kategori berapa lama sebuah waktu perubahan untuk masuk dalam kategori revolusi atau evolusi.

Lagu tema cinta di Indonesia yang biasanya berisi cinta yang sempurna atau patah hati yang sempurna, terjadi [R]evolusi yang diawali oleh Potret di pertengahan 90an. Potret di era awal berkarir memiliki ciri kekuatan lirik yang lugas, nakal, namun kontroversial. misalkan saja lagu Terbujuk dengan cuplikan lirik “… yang kumau hanya satu isi di balik kantongmu” atau lagu Salah yang bercerita  tentang pasangan yang sama-sama tak setia. dan masih banyak lagi lagu potret yang berlirik “nakal” seperti Mak Comblang, Tiga Cinta dsb.

Pada awal Potret mengorbitkan lagu dengan lirik “nakal”, memang hanya Potret yang berani, karena pada masa itu, “kenakalan” dalam sebuah relationship masih dirasa tabu untuk dibicarakan, diumbar, bahkan dituangkan dalam sebuah karya seni. bisa dibilang mungkin musisi waktu itu masih banyak yang jaga image dengan sebuah hasil karya seni.

setelah Potret tercatat Ahmad Dani pentolan Dewa19  yang membentuk Ahmad Band, menciptakan lagu cinta berlirik nakal, yaitu lagu Aku Cinta Kau dan Dia. Bahkan ketika versi akustiknya terbit yang aransemennya hanya dengan iringan piano lagu tersebut sempat berada dipuncak tangga lagu radio-radio selama beberapa minggu. dan lagu itu benar2 menjadi populer sampai saat ini.

fenomena lagu cinta berlirik nakal terus berlanjut, kala itu dilanjutkan oleh band pendatang baru yang album perdananya meledak, Sheila On 7 dengan lagu Sephia. Sungguh besar pengaruh lagu itu terhadap mindset masyarakat. lagu tersebut dinyanyikan oleh anak kecil sampai orang dewasa, baik lelaki atau perempuan. Bahkan sejak lagu tersebut meledak kata “sephia” akan langsung diintepretasikan sebagai kekasih gelap atau selingkuhan.

Tak hanya sampai di situ, musisi pendatang baru pun akhirnya mencium trend tersebut di masyarakat, bahwa lagu2 cinta berlirik nakal memang akan mudah tertancap dalam benak pendengar, bahkan cepat melejit. dari catatan penulis, berikut lagu2 cinta yang berlirik nakal:

Ungu.

Album pertamanya dengan hit andalan “Laguku” dengan lirik “yang lurus2 saja” kurang laku di pasaran, meski menurut penulis kekuatan lagu tersebut cukup bagus, akhirnya di album kedua dia mengandalkan hits “Demi Waktu” yang berisi dualitas sebuah perasaan. dan benar sejak album itu meledak, ungu menjadi band yang diperhitungkan di jajaran atas musik Indonesia. bahkan di album yang terbaru Ungu kembali mengangkat Tema yang sejenis dengan judul Kekasih Gelapku.

Ratu.

Ratu sejak dengan formasi awal maia-pinkan ataupun maia-mulan, menjadikan lagu cinta berlirik nakal sebagai andalan. ketika formasi awal terdapat lagu yang cukup nge-hits Jangan bilang siapa2, lalu dengan formasi keduanya lagu Teman Tapi Mesra meledak dan menjadikan sebuah istilah baru di masyarakat menggantikan istilah Hubungan Tanpa Status. kemudian lagu Lelaki Buaya Darat juga mengandung unsur lirik cinta yang nakal, dimana cuplikan chorus liriknya “… Tapi untung nya,  Aku masih punya kekasih yang lain, Tapi mengapa aku Masih saja tertipu olehnya”

kemudian lagu-lagu cinta berlirik “nakal” semakin menjamur di blantika musik Indonesia, adaFive Minutes dengan Selingkuh, ada Astrid pemenang Cilapop dengan Jadikan Aku yang Kedua, Pinkan Mambo dengan Dirimu-Dirinya, Matta dengan Ketahuan, dan band-band baru yang terus bermunculan dengan tema  lagu selingkuh dan mendua.

aku pribadi melihat ini adalah semacam gejala sosial. sebuah gradasi moral di tengah masyarakat kita. Dahulu orang masih merasa malu membicarakan perselingkuhan, dualitas hati, relationship tanpa komitmen. namun sekarang orang dengan gampangnya menciptakan sebuah karya seni dengan tema tersebut, karena memang tema tersebut disukai dan laku di pasaran. dari hal tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa lagu2 tersebut diminati karena  realitas yang berkembang disekitar kita memang seperti itu.

disadari atau tidak, diakui atau tidak gejala tersebut benar2 terjadi. bukan hanya dalam media sebuah lagu, buku2 seperti Jakarta Underground, Novel2 atau cerpen2 sekarang juga banyak menuju ke arah sana. Media cetak atau Elektronik pun berperan menyampaikan fakta2 yang memprihatinkan tersebut. seperti Komunitas “swinger” (komunitas tukar-menukar pasangan suami istri) yang di tayangkan dalam sebuah acara berjudul Fenomena di salah satu TV swasta bahkan membelalakkan “RI 1″ pada waktu itu. belum lagi berita2 infotainment tentang life style artis dan pejabat, kawin-cerai, selingkuh, dsb juga menjadi makanan sehari-hari masyarakat.

Cinta, bahkan perkawinan seperti sudah bukan hal yang sakral. Begitu mudahnya dipatahkan oleh insan yang menjalaninya. Dalam trend saat ini, ada salah satu dari tiga unsur cinta yang sering dilupakan, yaitu Komitmen.

seorang kawan pernah bertanya padaku, “emang jaman sekarang status masih penting ya?” aku jawab PENTING!!. karena dalam sebuah status ada sebuah Komitmen kepada pasangan juga kepada diri sendiri. tapi kembali lagi pada masing-masing individu yang menjalani akan menjadikan Komitmen penting atau tidak. seperti komunitas “swinger” yang menginjak-injak Komitmen pernikahan yang diucapkan “dihadapan” Tuhan.

Cinta adalah citra Sang Pencipta, karena Dia menciptakan dunia dan segala isinya dalam nama cinta. Dia menghembuskan cinta dalam manusia ciptaannya, supaya kehidupan berlangsung indah.

Maka Cintailah Cinta !!

7 Responses to “[R]evolusi Trend Lirik Lagu Cinta Indonesia”

  1. Tulisan diatas bila dapat dipahami banyak orang akan lebih bagus, dengan demikian semakin banyak orang mengerti arti cinta yang sesungguhnya dan pesan dari sebuah lagu.

  2. bagus sih bagus, tapi jangan di plagiat di blog anda toh pak..
    tulis kek, sumbernya darimana, apalagi judulnya anda ganti semaunya..

  3. Secara kebetulan saya diajari oleh wordpress cara membuat blog bagi pemula, bila kesulitan menulis boleh aja copas sambil belajar bagaimana jadinya , nanti secara bertahap ilmunya akan nambah apalagi dengan adanya kritikan dari orang pinter2 moga2 bisa lebih bagus deh dan saya yakin semua tulisan pasti ada sumbernya . yang benar datangnya dari Tuhan dan yang salah datangnya dari saya. terima kasih dengan kritikan yang bersahabat.

  4. patah hati ..
    menyakitkan .
    apalagi ketika gebetan naksir sobat ..
    pediiiih banget ..
    mw marah tapi nggak bisa . karena emang nggak ada yang salah di sini . aku aja yang kelewatan bego , suka sama orang yang jelas2 nggak mungkin ngebales perasaan aku . biarlah , walopun dia udah sama orang lain , aku akan tetep jaga perasaan aku . walau aku tau , itu nggak ada gunanya . trus , kalo nggak kayak gitu , aku mau ngapain ? ngelupain dia ? ugh ,, aku nggak mau ngeboongin perasaan aku sendiri . buat apa ? cuma bikin tambah sakit ..
    cinta tu emang menyakitkan . cuma bisa ngebikin luka . meninggalkan bekas yang memprihatinkan . memberikan harapan tak tergapai . dan setelah itu , membuat ku terduduk lesu meratapi kelemahan , kekalahan yang menyakitkan . hm .. sakit. . pedih ..

  5. hai,nk knl sket?

  6. x de owg kew? B0san r………………………………………………………………..

Leave a Reply