Sibuk Ngapain?
semenjak datang di tempat baru ini, banyak yang harus berubah. setelah sebelumnya santai, asal ikut prosedur, sekarang harus kembali membakar semangat untuk maju. kalau sebelumnya ogah2an belajar, sekarang harus banyak belajar.
beberapa teman menanyakan kesibukanku saat ini. aku bingung jawabnya. karena kesibukanku belajar dan belajar. baik belajar secara teoritik maupun skill. sedikit2 mulai belajar JAVA programming, meskipun hanya luarnya saja, tapi baru dimulai. akan mulai juga belajar Dynamic C, (tapi belum neh baru mau mulai), dan yang ditekuni tentu saja belajar embedded system berbasis mikrokontroller. gara2 jaman kuliah kurang matang belajar itu.
opo jal embeded system ?
embeded system adalah sistem yang memadukan software dan hardware, atau perangkat lunak dan perangkat keras, atau gimana ya biar gampang jelasinnya, ya semisal robot gitu… dia kan punya lengan punya roda (misal) dan dia bisa bergerak dengan otomatis dengan terprogram, nah kira-kira semacam itu lah..
atau kalau ibarat manusia, hardware itu anggota tubuhnya, software itu otaknya yang mengendalikan anggota tubuh, sehingga “manusia” bisa melakukan aktivitas.
Aku jadi sepeti kembali ke jaman kuliah, jaman akademis, jaman ngerjain TA, utak-atik komponen, berlogika dengan rangkaian elektronika, dan pernak-perniknya.
dan kalo inspirasi lagi mentok, ya beginilah, blogging, browsing, chatting, atau Multiply-an.
semalam, doi yang tersayang juga menanyakan gimana kerjaan hari ini (kemarin.red). weleh… aku harus gimana jawabnya, seperti hari-hari biasa belajar, dan menambah skill. memang saat ini lagi ngerjain “proyek pribadi” sebagai sarana meningkatkan skill tersebut.. hehe kaya bikin TA lagi seh.. tapi lebih kompleks dari TA ku jaman kuliah yang lebih simple.
baru setengah jalan, dan setengah jalan berikutnya adalah bagian yang tersulit.. tapi gak papa, tetep dilakoni dengan sabar dan tekun. ini adalah prototype setengah jadinya,

weleh gambarnya agak blur, diambil dari kamrea HP ecek2 seh.. hehe..
sopo sing tekun mesti bakal tekan senadjan kudu nganggo teken
This entry was posted on March 14, 2008 at 12:51 pm and is filed under gemericik suara hati, teknologi with tags embedded system. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed You can leave a response, or trackback from your own site.
March 14, 2008 at 2:43 pm
mesti goro goro ning Loyola diajari semangat totalitas iki..ngetoro ok…huahahahaha
March 14, 2008 at 4:00 pm
yoi, perlu iku… totalitas.. nek jek rak mlempem