Petis Kangkung
Kangkung (Ipomoea aquatica Forsk.), juga dikenal sebagai Ipomoea reptans Poir1. merupakan sejenis tumbuh-tumbuhan yang termasuk jenis sayur-sayuran dan di tanam sebagai makanan. Kangkung banyak dijual di pasar-pasar. Kangkung banyak terdapat di kawasan asia dan merupakan tumbuhan yang dapat dijumpai hampir di mana-mana terutama di kawasan berair.
Petis adalah komponen dalam masakan Indonesia yang dibuat dari produk sampingan pengolahan makanan berkuah (biasanya dari pindang, kupang atau udang) yang dipanasi hingga cairan kuah menjadi kental seperti saus yang lebih padat. Dalam pengolahan selanjutnya, petis ditambah karamel gula batok. Ini menyebabkan warnanya menjadi coklat pekat dan rasanya manis. Petis merupakan bumbu khas masakan Indonesia terutama di daerah Jawa Timur, tapi masakan petis kangkung, aku jarang menemukannya di Jawa Timur, atau daerah lain di luar Jawa Tengah.
Petis kangkung merupakan makanan sayur sehat dengan sensasi yang menggugah selera. cukup mudah dan murah untuk membuatnya.
pertama rebus kangkung dengan air secukupnya sampai layu, namun jangan terlalu lembek, jika air terlalu sedikit akan mengubah warnanya agak kehitaman, namun tidak mengubah rasa kangkung itu sendiri.
sambil menunggu kangkung layu, siapkan bumbu pelengkapnya.
cabe rawit, sedikit bawang putih dan merah, garam, terasi, asam jawa, gula jawa, secukupnya sesuai selera lalu lumatkan sampai rata.
kemudian lumatkan pula jeruk pecel didalamnya dan campur dengan petis kemudian aduk hingga merata. jika terlalu kental bisa ditambahkan sedikit air masak.
tiriskan kangkung yang telah direbus, dan hidangkan dengan dicampur bumbu yang telah kita siapkan. sebagai pelengkap kita bisa menambahkan lontong dan irisan tahu goreng.
jangan tertipu dengan tampilannya yang hitam pekat, yang penting rasanya…
hmm.. dijamin mak NyuSS..

terima kasih sayang udah meluangkan masak makanan favoritku ketika aku pulang. selanjutnya menu apa lagi ya? hihihii.. jadi pengen pulang kampung sering2 kalo kaya gini..
pengen tahu apa seh manfaat dan khasiat kangkung itu? berikut informasi lengkapnya dari info-sehat.com
Kangkung terdiri dari dua varietas, yakni kangkung darat yang disebut kangkung cina dan kangkung air yang tumbuh secara alami di sawah, rawa, atau parit. Perbedaan antara kangkung darat dan kangkung air terletak pada warna bunga. Kangkung air berbunga putih kemerah-merahan, sedangkan kangkung darat berbunga putih bersih. Perbedaan lainnya terletak pada bentuk daun dan batang. Kangkung air berbatang dan berdaun lebih besar dibandingkan kangkung darat. Warna batangnya juga bebeda. Kangkung air berbatang hijau, sedangkan kangkung darat berbatang putih kehijau-hijauan. Selain itu, kangkung darat lebih banyak bijinya daripada kangkung air. Itulah sebabnya kangkung darat diperbanyak lewat biji, sedangkan kangkung air diperbanyak dengan menggunakan stek pucuk batang.
Tanaman kangkung berasal dari India, yang kemudian menyebar ke Malaysia, Birma, Indonesia, Cina Selatan, Australia, dan Afrika. Kangkung banyak ditanam di Pulau Jawa, khususnya di Jawa Barat. Kangkung termasuk suku Convolvulaceae atau keluarga kangkung-kangkungan, merupakan tanaman yang tumbuh cepat dan memberikan hasil dalam waktu 4-6 minggu sejak dari benih.
Kangkung memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi. Selain mengandung vitamin A, B1, dan C, kangkung juga mengandung protein, kalsium, fosfor, besi, karoten, dan sitosterol.
Secara farmakologis, kangkung berperan sebagai antiracun (antitoksik), antiradang, peluruh kencing (diuretik), menghentikan perdarahan (hemostatik), dan sedatif (obat tidur). Sebenarnya ada beberapa manfaat lain dari tanaman kangkung, yaitu:
- Mengurangi haid
Daun kangkung (kira-kira setengah kilogram) dicuci dan ditumbuk halus. Lalu tuangkan air setengah gelas. Kemudian saring dan tuangkan 1 sendok makan madu. Minum 1 kali sehari sekaligus. - Mimisan
Seikat daun kangkung yang segar dicuci dan ditumbuk halus. Tambahkan sedikit gula dan seduh dengan segelas air panas. Setelah dingin, saring, minum 2 kali sehari. - Sakit kepala
Seikat daun kangkung segar direbus dengan 2 gelas air hingga 1 gelas. Kemudian air hasil rebusan tersebut diminum. - Ambeien
Segenggam akar kangkung dicuci dan direbus dengan 3 gelas air hingga tersisa setengahnya. Setelah dingin, minum setengah gelas sebanyak 2 kali sehari. - Insomnia
Daun kangkung sering dikonsumsi dalam bentuk tumis kangkung tanpa batang. - Sakit gigi
Segenggam akar kangkung ditambahkan setengah sendok teh cuka, kemudian direbus dengan 1 gelas air. Gunakan air rebusannya sekaligus 1 kali sehari. - Melancarkan air seni
Segenggam akar kangkung direbus dengan 2 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Minum air rebusannya sekaligus 1 kali sehari. - Menghilangkan ketombe
Seikat daun kangkung direndam semalaman hingga airnya berwarna kebiruan. Lalu, keramas dengan air rendaman. Sebaiknya dilakukan setiap hari. - Sembelit dan mual pada ibu hamil
Ibu hamil dianjurkan untuk sering mengonsumsi tumisan sayur kangkung. - Gusi bengkak
200 gr akar kangkung dicuci bersih, lalu direbus dengan 200 cc air dan 200 cc cuka. Setelah hangat, air rebusan itu digunakan untuk kumur-kumur. Lakukan hal tersebut berulang-ulang. - Kapalan
Bagian kulit yang menebal diolesi dengan getah kangkung dan lakukan setiap hari. - Kulit gatal karena eksim
Daun kangkung segar dicuci, lalu direbus dengan air secukupnya sekitar 5 menit. Setelah hangat, pakai untuk mencuci bagian yang sakit. Lakukan setiap hari.
masih berpikir dua kali untuk makan kangkung? jangan ragu deh…
ayo makan makanan sehat, murah dan berkhasiat…